PERANG SALIB DAN INTERAKSI BARAT-TIMUR

Posted by Triyanto.d Saputra On Minggu, 15 Juli 2012 0 komentar



Semangat Perang Salib dan Ancaman Turki
          Interaksi antara Timur ( Islam ) dan Barat ( Kristen ) terus – menerus meningkat selama abad XI. Dalam hal ini adalah adanya Perang Salib. Semangat para umat Kristen tampak sangat menonjol. Antara lain saat para biarawan Cluny membawakan koor yang indah dari gereja, banyak jemaat yang datang ke Cluny. Begitulah semangat orang Barat. Disamping itu orang-orang Turki menduduki Dataran Tinggi Persia dan kemudian menjarah Lembah Eufrat-Tigris yang subur, Pada tahun 1055 orang Turki berhasil menduduki Baghdad. Lembah Eufrat – Tigris pada zaman sumeria menjadi lembah yang subur dan mempunyai system irigasi yang teratur. Namun, dibawah orang Turki menjadi terbengkalai dan tidak terurus. Hal ini karena orang Turki Seljuk tak memiliki pengetahuan yang pengelolaan tanah dan tidak adanya keinginan mempelajari kebudayaan suku yang mereka taklukkan.
          Pada tahun 1071 orang Turki berhasil mengalahkan Kaisar Byzantium, Romanus, dalam pertempuran Manzikert. Adapun di tahun 1075, Syria, Palestia, dan Yerusalem jatuh ke tangan orang penyembah berhala dan akirnya orang Seljuk berhasil menjatuhkanya. Kehancuran Byzantium kian mendekat, kaisar Konstatinopel, Alexus I, segera meminta bantuan pada Paus Urbanus II. Melalui sebuah pertemuan akbar di Clermont, Prancis selatan ( 1095 ), Paus menyerukan himbauan membakar perasaan umat Kristen. Setelah membakar emosi pendengarnya, kemudian Paus menggedor patriotisme dan sentiment keagamaan mereka.
          Perang Salib ( 1096-1099 ) cukup membawa hasil merebut tanah Palestina, dan menegakkan 4 negeri Kristen, yaitu Yerussalem, Antioch, Edessa, dan Tripoli. Pada tahun 1144 Edessa dikuasai kembali orang Turki, sehingga orang Kristen tak bertahan lagi. Dalam hal ini bukanya melemahkan umat Kristen, tetapi malah meningkatkan semangat umat Kristen. Perang Salib II ( 1147-1149 ) yang di peopori oleh Raja Jerman, Conrad III, dan Louis VII juga mengalami kegagalan karena pengorganisasian kekuatan militer yang buruk. Kegagalan perang diatas membangkitkan protes. Kemudian Kaisar Frederick Barbarossa, Raja Philip Augustus dan Raja Richard I menggempur Palestina. Namun karena ke 3 Raja tersebut saling iri hati, akirnya gagal juga.

Masyarakat Pengikut Perang Salib
          Pengikut Perang Salib diorganisasikan sesuai dengan pola feodalisme di Eropa Barat. Pimpinan kerajaan terdapat seorang raja feodal. Di bawahnya adalah para vassal. Kerajaan dibagi dalam beberapa manorial yang digarap oleh penduduk setempat dan berstatus sebagai setengah budak. Di Palestina sendiri kaum Kristen dan Islam hidup berdampingan dan belajar untuk menghormati. Secara tahap demi tahap saudagar dan bangsawan Kristen menjadi makmur dan Toleran. Bahkan beberapa diantara mereka sudah mengadopsi adat dan tata cara Timur yang baik. Dalam hal ini, Perang Salib merupakan sarana bagi persebaran kebudayaan Arab ke Eropa Barat.

Perlebih-lebihan Makna Perang Salib
          Sampai pertengahan abad XIX, pengetahuan mengenai Abad pertengahan relatif miskin. Banyak yang memandang dalam periode ini tak ada peristiwa yang penting melainkan Perang Salib itu sendiri.  Berkembangnya suatu keyakinan bahwa perang Salib mengakiri ketidakprogresifan masyarakat Zaman Pertengahan, dan mendorong kebangkitan perdagangan industri. Diyakini juga para pengikut Perang Salib yang kasar telah belajar dari orang Arab dan Yunani tentang cara perilaku yang beradab kemudian hal ini dianggap semaca titik balik dalam sejarah peradaban. Dan hal ini merupakan pandangan yang berlebihan, dan beberapa penulis masih menekankan hal tersebut.

Gengis Khan
          Selama abad III SM orang-orang Mongol sering melakuka penjarahan di daerah Cina utara. Itulah yang menyebabkan Kaisar Cina membangun Tembok Cina guna menahan serangan Bangsa Mongol. Orang Mongol masih hidup secara di daerah perbatasan Cina. Akirnya suku Mongol disatukan oleh genius politik, Gengis Khan yang memerintah tahun 1206. Dari ibukots Caracorum di Mongolia, ia melancarkan beberapa penaklukan. Para pasukan Gengis Khan sangat begitu kejam dan memporandakan wilayah yang ditaklukkannya. Tahun 1227 Gengis Khan meninggal dan pemerintahanya dilanjutkan penerusnya. Kerajaan Mongol dengan cepat mencapai puncak kejayaannya. Wilayah kekuasaannya terbentang dari Novgorod dan Lembah Eufrat-Tigris ke timur hingga sungau Amur dan Yangtze. Perkembangan kebudayaan di Rusia dikatakan berhenti namun, pada tahun 1480 kerajaan Mongol hancur.
Tamerlane ( Timur Leng )
          Tamerlane adalah keturunan Gengis Khan. Ia sangat berambisius untuk menjadi seorang penguasa. Langkah awal yang ia lakukan adalah menaklukkan Turkestan dan Khorasan dan menaklukkkan Persia. Di kabarkan juga pasukanya membunuh 70.000 pasukan lawan dan menyusun kepala hingga menyerupai menara. Kemudian setelah menduduki Eufrat-Tigris dan Armenia, Tamerlane lalu menyerbu India. Pasukan lawan yang mati tak terhitung lagi dan ia memporak-porandakan kota Delhi. Dengan sangat kejam ia memimpin 35 ekspedisi.
          Tamerlane juga menyerbu orang Turki Ottoman di Asia Kecil yang pada waktu itu merupakan vassal dari Kesultanan Rum. Ambisi pasukan Ottonom yang ingin menyerang Balkan dan menyerbu daerah wilayah Byzantium berhasil dihancurkan Tamerlane. Namun segala keberhasilanya itu, Tamerlane bukan orang yang mampu mengembangkan kebudayaan dan gagal mempertahankan negaranya.

Kebudayaan Mongol
          Orang Mongol/Tartar merupakan pembawa bencana yang lebih besar daripada orang Hun. Meskipun itu, mereka dapat menyerap kebudayaan dari Timur dengan baik. Pada tahun 1215 mereka menegakan kekuasaan di Cambulac dan disanalah Kublai Khan memerintah (1259-1294).
          Satu hal yang perlu diperhatikan bahwa orang Mongol di Cina berhasil meninggalkan kebiasaan destrukif mereka. Kublai Khan berhasil membangun sebuah istana di Cambulac. Di Istana ini menjadi pusat kehidupan dan upacara yang serba gemerlap. Perdagangan dan Industri tumbuh berkembang.

Orang-orang Mongol dan Agama Kristen
          Eropa cukup emas dengan kemungkinan terjadinya serbuan peperangan orang Mongol. Paus Innocentius IV, ketika timbul ancaman dari orang Mongol semakin dekat, memunculkan suatu gagasan untuk menjadikan orang Mongol menjadi pemeluk Kristen. Selama Dinasti Tang, pengaruh agam Kristen secara bertahap masuk ke Cina melalui rute perdagangan. Di cina banyak cerita mengenai Pangeran Kristen yaitu Prester John. Dengan cerita demikian diharapkan orang Mongol dapat masuk Kristen dengan baik.
          Berkali-kali pengutusan biarawan ke Mongol untuk mengkonversikan penduduk Mongol, namun mereka semua gagal dan mendapat jawaban yang pahit dari Kublai Khan. Akirnya setelah Khan meninggal, misi-misi biarawan yang diperintah oleh Paus mengalami keberhasilan yang luar biasa di Mongol. Gereja Katholik dibangun dan penduduk Mongol diajarkan music barat. Kitab perjanjian baru dan Mazmur diterjemahkan ke bahasa Mongol. Akirnya tahun 1307, Paus Clement V mendirikan Keuskupan di Cambulac yang membawahi seluruh Asia.

Marco Polo
          Karena terpengaruh kebudayaan Cina, orang Mongol tampak mulai tertarik dengan kehadiran seniman, pedagang, dan penulis. Ada padagang italia yang terkenal yaitu, Niccolo dan Maffeo Polo. Dengan berdagang mereka mengunjungi kota penting di Mongol dan akirnya bertemu Kublai Khan. Kublai khan sangat tertarik dengan kedua Polo tersebut dan memerintahkan kembali ke Eropa sebagai utusan Paus. Namun ketika sampai di Itali, Pus Clement telah meninggal dan Polo kembali ke Mongol. Polo tersebut kembali ke Venesia tahun 1295 setelah melihat suku bangsa yang asing dan aneh-aneh.

Buku Marco Polo
          Marco Poo dipenjara oleh orang Genoa saat terjadi perang antara Genoa dan Venesia. Dan didalam penjara itu ia menulis buku perjalanannya yang berjudul The Book of Ser Marco Polo. Buku tersebut berisi kehidupan orang-orang Pamir, perjalanan ke Caracorum dan daerah sekitar Kashgar dan Yarkand. Para pengaruh Mongol sangat menaruh perhatian pada perdagangan antara Eropa Barat dan Asia Timur. Jumlah rombongan Caravan semakin meningkat. Ancaman yang dilakukan orang Turki tak menjadikan gangguan yang serius bagi pedagang sutra dari Cina.

Kemuduran Byzantium
          Perang Salib ke 4 ( 1202-1204 ) benar-benar member pukulan serius bagi Byzantium. Para pasukan yang dikumpulkan di Venesia hendak diangkut ke kapal memiliki hutang yang cukup tinggi. Pasalnya mereka memiliki tujuan bukan membela agama melainkan demi keuntungan finansial. Itulah sebabnya mereka membantu para pedagang Venesia untuk meluaskan jalur perdagangan. Para prajurit Salib mampu merebut Konstatinopel dari Muslim. Namun, ketika sudah aan terjadi pertikaian antara Genoa dan Venesia. Akibat pertikaian ini pertahanan semakin melemah dan  akirnya tak dapat menahan serangan orang Turki Ottoman.
          Meskipun Byzantium telah hancur dan mengalami kemunduran, justru membuat Eropa Barat mengalami kemajuan pesat dalam Kebudayaan.

Nasib Kebudayaan Arab
          Kebudayaan Arab merupakan kesinanmbunagn kebudayaan Yunani-Romawi. Sebelum tahun 1000, peradaban Arab lebih maju daripada Eropa Kristen. Hal ini terancam suku Nomad. Setelah tahun 1200 terjadi kemunduran peradaban Persia, Mesopotamia, dan Syria.
          Selama rute perdagangan antara Asia Timur dan Eropa masih terjaga. Orang Arab masih memonopoli perdagangan sutra, rempah, dan perhiasan. Ketika Vasco da Gama ( Portugis ) membuka jalur perdagangan laut melalui Tanjung Harapan, bergeserlah kepemimpinan suku Semit















KESIMPULAN

Mengapa ketiga agama besar yaitu menganggap Yerusalam sebagai kota suci karena disetiap kota Yerusalam tersebut terdapat peninggalan peninggalan yang di anggap suci bagi ketiga agama tersebut bagi umat yahudi di yerusalam itu terdapat  kuil Solomon yang di anggap suci, kemudian bagi umat islam disana terdapat Masjid Al-Aqsa yang di anggap suci oleh umat islam dan bagi kaum nasrani disana merupakan tempat lahirnya Isa atau Yesus.
Terdapat bangunan-bangunan yang di anggap suci tersebut karena factor ekspansi zaman dahulu banyak elspansi elspansi yang memperebutkan tanah jajahan jadi yang kalah juga tidak jauh dari sekitar di Jerusalem

0 komentar:

Posting Komentar

Kalau udah dibaca mohon sisipkan komentar ea :D
untuk kemajuan blog saya
terimakasih :D